JAKARTA (KRjogja.com) - Membaiknya tren investasi membuat investor, terutama asing, mengincar lahan kawasan industri dan permintaan lahan itu tumbuh signifikan dalam setahun terakhir.
Wakil Presiden Direktur dan Chief Operating Officer Intiland Development Tbk., (DILD), Sinarto Dharmawan, di Jakarta mengatakan, sejak awal 2011 perseroan mendapatkan banyak permintaan lahan skala besar untuk pendirian pabrik baru atau untuk perluasan di Ngoro Industrial Park 2.
"Pada saat ini perseroan juga mengembangkan kawasan industri terpadu Ngoro Industrial Park (NIP) 2 seluas 240 hektare yang merupakan pengembangan lanjutan dari NIP 1. Kawasan industri yang terletak di kecamatan Ngoro, Mojokerto, Jawa Timur, tersebut terbukti menjadi salah satu kawasan industri terfavorit di Jawa Timur," tambahnya, Jumat (21/10).
Pengembangan NIP 2 saat ini telah memasuki tahapan pembangunan infrastruktur jalan, fasilitas pengolahan air dan limbah, saluran air, serta lingkungan.
Sinarto mengatakan jumlah investor yang masuk relatif banyak, baik dari dalam maupun dari luar negeri dengan tingkat kebutuhan lahan cukup luas, bahkan hingga 20 hektar.
"Jenis industrinya dalam kawasan industri ini beragam antara lain keramik dan makanan olahan," terangnya.
Sementara itu, Hasman Rusli, yang membawahi bagian Capital Markets Jones Lang LaSalle, mengatakan permintaan akan lahan dan fasilitas industri terus meningkat karena agresifnya ekspansi sejumlah perusahaan manufaktur dalam dan luar negeri, khususnya dari sektor otomotif, farmasi, dan "consumer goods".
"Sejak tahun lalu permintaan mulai meningkat dan terus berlanjut hingga sekarang," katanya.
Hasman menambahkan kondisi ini masih akan terus berlangsung seiring meningkatnya optimisme kalangan investor terhadap perekonomian Indonesia yang memiliki fundamental kuat. (Ant/Yan)
Log In yuuukk!!
Time and Date
Archives
Categories
Followers
facebookk
JAKARTA (KRjogja.com) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), ditutup bergerak flat dan kembali pada level 3.600. Pelaku pasar tampak melakukan aksi ambil untung menutup pekan ini, setelah sebelumnya indeks sempat menguat.
Pada penutupan perdagangan Jumat (21/10) sore ini, IHSG tercatat terkoreksi 2,11 poin atau setara 0,06 persen ke posisi 3.620,66, pada Jumat (21/10), setelah pada pernutupan pertama siang tadi sempat berada pada 3.597. Sementara, indeks LQ45 turun tipis ke 1,04 poin ke 640,24. Serta Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,92 poin ke 503,45.
Sementara saham-saham di Asia terpantau bergerak mixed, dengan indeks Shanghai turun 14,09 poin atau 0,60 persen ke level 2.317,28, indeks Hang Seng naik 42,62 poin atau 0,24 persen ke 18.025,72, indeks Nikkei bergerak flat dengan turun 3,26 poin atau 0,04 persen ke level 8.678,89 dan indeks Straits Times naik 23,40 poin atau 0,87 persen ke level 2.717,41.
Pada sore ini, terpantau total transaksi perdagangan sebesar Rp3,558 triliun dengan total volume transaksi 4,4933 saham diperdagangkan, dengan aksi jual oleh investor asing Rp301,593 miliar saham. Selain itu, terpantau 123 saham menguat, 81 saham melemah, dan 105 saham bergerak stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp300 ke Rp31.300, PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) naik Rp300 ke Rp3.800, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp300 ke Rp15.950.
Sementara saham yang melemah di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp1.700 ke Rp66.100, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.150 menjadi Rp54.200, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp850 menjadi Rp39.750. (Okz/Tom)
Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FE UNY) merupakan fakultas termuda di UNY sehingga FE UNY saat ini masih mencari sosok FE Harapan. Selain itu FE UNY berusaha tampil beda dengan Fakultas Ekonomi lain yang sudah ada sebelumnya.... Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FE UNY) merupakan fakultas termuda di UNY sehingga FE UNY saat ini masih mencari sosok FE Harapan. Selain itu FE UNY berusaha tampil beda dengan Fakultas Ekonomi lain yang sudah ada sebelumnya. Bahkan Rektor UNY mengharapkan FE UNY nantinya akan mengembangkan ekonomi kerakyatan dan ke depan dikembangkan pula ekonomi syariah. Dalam rangka tersebut FE UNY mengadakan ”sharing ideas” dengan menghadirkan narasumber Anies Baswedan, Ph.D. Rektor Universitas Paramadina Jakarta yang juga terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh Majalah Foresight yang terbit di Jepang, demikian disampaikan Wakil Dekan I FE UNY Dr. Moerdiyanto, M.Pd. saat mengawali acara. Hadir pula Dekan FIS UNY, Wakil Dekan II, Wakil Dekan III, Ketua Jurusan/Program Studi, Kabag/Kasubag, Dosen, Tenaga Administrasi dan perwakilan Mahasiswa FE UNY pada Rabu (19/10) di Ruang Sidang Dekanat.
Anies Baswedan mengatakan, apabila FE UNY tetap mengembangkan ekonomi kerakyatan harus dilandasi dengan standar yang tinggi dan dibekali dengan menciptakan sebuah alat model ekonomi kerakyatan yang bisa diperdebatkan oleh Ekonom Dunia. Jangan sampai terkesan karena tidak mampu menuju Ekonomi Global lalu Ekonomi Kerakyatan sebagai pelariannya. Tidak hanya teorinya tapi yang terpenting aplikasi dan prakteknya di masyarakat. Sehingga dalam hal ini perlu investasi diantaranya; Mengusahakan Dosen untuk study lanjut dari S2 ke S3, mengontrak dosen dari luar negeri, mengirimkan Dosen mengikuti konferensi-konferensi internasional, mengadakan pertukaran Dosen dan Mahasiswa ke luar negeri dan mengubah cara berpikir Dosen maupun Mahasiswa guna kemajuan FE UNY.
Lanjut Anies, selain itu perlu adanya kemampuan penguasaan bahasa asing terutama bahasa inggris. Sehebat-hebatnya orang kalau tidak menguasai bahasa asing maka orang tersebut tidak akan dikenal dunia padahal orang tersebut mempunyai potensi, pemikiran dan pengetahuan yang sangat hebat. Sehingga nantinya diharapkan hasil riset/penelitian dan kajian-kajian dosen diterjemahkan dalam bahasa inggris dengan standard internasional sehingga bisa termuat di jurnal internasional. Anies juga berpesan, bila FE UNY ingin maju hilangkan politik dari fakultas. (Isti/fe.uny.ac.id)

JOGJA JAVA CARNIVAL 2011 yang digelar 22 Oktober 2011! Kali ini bertema "MAGNIWORLD: Keajaiban Dunia Ada Di Jogja".
AGENDA UTAMA :
Night Ride - 6 Oktober ; pelaksanaan pukul 20.00-selesai
Pawai Mozaik Jogja - 7 Oktober ; pelaksanaan pukul 14.00-17.30
Festival 45 Kelurahan - 8-21 Oktober - Di 45 Kelurahan
Jogja Java Carnival -22 Oktober - 19.00-24.00 - Start : Taman Parkir Abu Bakar Ali, Finish : Alun-alun Utara
Acara ini berlangsung meriah setiap tahunnya di mana banyak kendaraan hias banyak ditampilkan dengan berbagai macam kreasi dari kreativitas pesertanya. JJC merupakan puncak dari acara ulang tahun jogja, dan kali ini yang ke 255. Dalam acara ini ribuan orang datang dan berkumpul di sekitar malioboro untuk menonton pertunjukan dan atraksi yang di tampilkan guna memeriahkan acara ini. Jogja never Ending Asia. doc. Tn